Bawaslu Boltim Gelar Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pilkada

0
Bawaslu Boltim Foto Bersama Wartawan Biro Boltim Usai Sosialisasi

TIMUREXPRESS.COM, Tutuyan – Gandeng Ormas, OKP dan Media Massa, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) gelar sosialisasi pengawasan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 di Aula Penginapan Safira, Desa Tombolikat, Kecamatan Tutuyan, Selasa (31/12/19).

Sosialisasi dibuka oleh Hariyanto, SE pimpinan Bawaslu Boltim Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa.

Pimpinan Bawaslu Boltim Hariyanto, SE

Dalam sambutannya Hariyanto membahas aspek penanganan pelanggaran. Kata dia, Bawaslu Boltim siap menindak jika ada pelanggaran pada Pilkada 2020.

‘’Seperti pada Pemilihan Legislastif sebelumnya, kami banyak menangani pelanggaran ASN (Aparatur Sipil Negara-red). Namun karena unsurnya kurang sehingga tidak sampai ke level yang lebih tinggi,’’ ungkapnya.

Dirinya mengakui, Bawaslu Boltim sebelumnya pernah menghadapi sidang ajudikasi.

‘’Persoalan yang menjadi perhatian Bawaslu adalah masalah daftar pemilih. Itu yang betul-betul menjadi IKP (Indeks Kerawanan Pilkada-red) nanti,’’ ujar Hariyanto.

Bawaslu Boltim Foto Bersama Ormas dan OKP Boltim Usai Sosialisasi

Sementara, Pimpinan Bawaslu Boltim Divisi Pengawasan dan Hubungan Masyarakat Antar Lembaga Susanto Mamonto mengatakan, media adalah salah satu mitra pengawasan pada Pilkada 2020.

‘’Mitra kerja dari Bawaslu ada dari Ormas, OKP dan yang terutama adalah Media Massa. Karena sampai dengan hari ini, media yang selalu andil dalam kegiatan-kegiatan Bawaslu mulai dari Pemilu sampai tahapan Pilkada,’’ tutur Susanto.

Selain itu, lanjut Susanto, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan demi terselenggaranya Pilkada yang adil.

‘’Hasil dari survey internal Bawaslu pada Pileg sebelumnya itu ada 80 persen. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu selaku pihak penyelenggara sangat dibutuhkan dalam Pilkada 2020,’’ kata Mamonto.

Diakuinya juga, fokus Bawaslu Boltim untuk Pilkada 2020 ada pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

‘’Karena pada Pileg sebelumnya telah dipersoalkan masalah DPT yang pindah ke daerah lain atau yang sudah meninggal sebelum pemilihan. Sehingga itu, pada Pilkada nanti kita fokus ke DPT,’’ terang Mamonto.

Ketua Bawaslu Boltim Harmoko Mando sebelum menutup sosialisasi mengapresiasi kinerja dari para wartawan.

‘’Sesuai evaluasi Bawaslu Boltim, Perss cukup berperan penting dalam sosialisasi pada Pemilu tahun 2019. Memang kita ketahui bersama bahwa Perss adalah salah satu pilar demokrasi diantara empat pilar yang ada di NKRI,’’ ucap Mando, yang selanjutnya menutup acara tersebut. (Chimo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here