Berbau Mistis, Buaya Muara Gegerkan Masyarakat Iyok Nuangan

0
Buaya Muara yang Sudah Ditangkap Warga Desa Iyok

TIMUREXPRESS.COM, Nuangan – Warga Desa Iyok, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) digegerkan dengan hadirnya reptile buas berukuran panjang lebih dari tiga meter.

Tidak sampai disitu, menurut informasi yang dirangkum media TimurExpress,com, reptile atau buaya tersebut setelah berhasil di amankan masyarakat Desa Iyok, harus segera dilepas kembali agar desa aman dari bencana.

Pasalnya, selang waktu setelah buaya itu ditangkap, sejumlah masyarakat sekitar mengalami kerasukan ruh nenek moyang dan berkata dalam bahasa Mongondow ‘buliyai buaya teen sin nion lukad bi in adi bo ompuh kon Iyok, aka diya buliyan in buaya teen yo oyuon mobali kon bonu lipu’.

‘’Lepaskan buaya itu karena penjaga anak dan cucu di Desa Iyok. Jika tidak dilepas, maka akan ada yang terjadi di dalam kampung ini,’’ ujar warga Iyok, yang masih dalam keadaan kerasukan.

Penangkapan buaya itu terjadi di muara Desa Iyok kampung lama, Sabtu (11/1/2020) pagi tadi. Sebelumnya kemunculan reptil buas ini telah membuat keresahan warga. Melihat kondisi itu, sejumlah warga berbondong-bondong pergi ke muara untuk menangkap buaya tersebut.

Salah satu warga Desa Iyok Saikun Mokoagow mengatakan, penangkapan buaya itu karena sempat beberapa kali muncul dan menimbulkan ketakutan warga setempat.

“Saat ini buaya sudah diamankan warga untuk selanjutnya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk pengamanan agar tidak membahayakan masyarakat,” ujar Saikun.

Ia juga mengungkapkan, bukan hanya kali ini buaya menampakkan diri di muara itu. Menurutnya, masih ada buaya lainnya yang bisa kapan saja muncul dan membahayakan warga.

“Kami akan selalu waspada karena bisa saja ada buaya muncul tiba-tiba,” ucapnya.

Sangadi Iyok Arifin Ibrahim meminta agar masyarakat tetap waspada ketika melakukan kegiatan di sekitar sungai dan segera melaporkan ke aparat apabila di pemukimannya ada buaya yang masuk.

“Memang tadi sudah diamankan satu ekor buaya. Karena kita di daerah pesisir pantai dan banyak anak sungai, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul lagi buaya lainnya. Sehingga itu kita imbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati,” pintanya. (*Chimo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here