Masyarakat Tombolikat Terima BLT DD Tahun 2020

0
Sangadi Tombolikat Muhammad Nur Alheid salurkan BLT

Tutuyan – Hari ini, Jumat (8/5/20), Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak pembatasan aktifitas akibat pandemic Coronavirus Disease 19 (Covid-19) telah di salurkan Pemerintah Desa Tombolikat, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolang Mongondow Timur (Boltim).

Pantauan jurnalis ini, penyaluran bantuan tersebut tetap dengan mematuhi protocol Covid-19 yakni menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki Kantor Desa Tombolikat guna menerima BLT.

Menghadirkan Camat Tutuyan Khally Mokodompit dan Pendamping Desa Sukriyendi Modeong, Sangadi Tombolikat Muhammad Nur Alheid saat menyalurkan BLT mengatakan, sebanyak 71 kepala keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp600.000 menggunakan Dana Desa (DD) tahap I tahun anggaran 2020.

 

Camat Tutuyan Khally Mokodompit salurkan BLT

‘’Sementara untuk BLT Kemensos, ada 30 KK yang akan menerima. Namun belum hari ini. Kita masih menunggu juknis apakah di salurkan melalui pemerintah desa atau langsung ke rekening penerima,’’ terangnya.

‘’Nama-nama penerima pun sudah ada di Kemensos, dan itu tidak bisa di ubah kecuali ada perubahan status misalkan dulunya bukan PNS dan sekarang sudah menjadi pegawai daerah atau masyarakat yang ekonominya sudah meningkat bagus, juga ada pengusulan nama lain yang layak menerima. Itu namanya kita keluarkan dari daftar penerima BLT Kemensos,’’ sambungnya.

‘’Apabila penyalurannya melalui pemerintah desa, maka kami minta di dampingi oleh Bhabinkamtibmas, Camat serta wartawan. Ini mengacu pada Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi public,’’ tambah pria yang gemar olahraga ini.

Bendahara Desa Tombolikat Nangsi Apande kala menyalurkan BLT

Lanjut dia, kembali ke penerima BLT DD di kantor desa, pemerintah desa juga turun mengunjungi langsung penerima yang lain.

‘’Bagi penerima BLT yang tidak mampu untuk datang langsung di sebabkan mengalami sakit atau sudah lanjut usia, itu kita kunjungi dan salurkan langsung,’’ ungkap Alheid.

Dirinya berharap, bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak pembatasan aktifitas selama pandemic Covid-19.

Proses penyaluran tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sebelum menerima BLT

‘’Dengan di terimanya bantuan dana sebesar Rp600.000 setiap bulan, di samping sudah menerima bantuan sembako dari Pemda, KNPI Boltim dan pengusaha, namun masyarakat juga membutuhkan uang untuk membeli kebutuhan lainnya diluar seperti obat-obatan dan lain sebagainya,’’ tuntas Alheid. (Chimo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here