Pemdes Tutuyan II Salurkan BLT dengan Tetap Menjaga Jarak

0
Sangadi Tutuyan II Hartono Buntuan saat menyalurkan BLT ke penerima

TimurExpress.COM, Tutuyan – Mengingat ancaman pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) masih menjadi momok menakutkan, dan meskipun di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) hingga saat ini baru mengantongi satu orang terkonfirmasi positif Covid-19, namun Pemerintah Desa Tutuyan II selaku gugus tugas desa tetap menerapkan anjuran pemerintah kala menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), pada Rabu (13/5/20).

Penyaluran yang bertempat di Balai Desa Tutuyan II, di dampingi Camat Tutuyan Khally Mokodompit, Pendamping Desa Sukriyendi Kolopita, BPD serta seluruh perangkat desa, Sangadi Tutuyan II Hartono Buntuan mengikuti anjuran pemerintah yakni physical distancing atau menjaga jarak dengan orang lain.

Sangadi Buntuan saat di wawancarai wartawan ini mengatakan, pihaknya selalu berupaya keras untuk memutus rantai penyebaran wabah Covid-19.

Bendahara Desa Tutuyan II Melda Damopolii menyerahkan BLT ke masyarakat penerima

‘’Sehingga itu, meski penyaluran kita laksanakan di balai desa, namun tetap patuh pada anjuran pemerintah. Tetap jaga jarak, memakai masker dan tidak bersentuhan fisik,’’ ungkapnya.

Lanjut Buntuan, sebanyak 79 kepala keluarga (KK) di Desa Tutuyan II yang menerima BLT.

‘’Ada 79 KK yang terima BLT, sekalian kita kasih masker gratis. Persyaratannya hanya foto coppy KK dan KTP. Setelah memasukkan syarat, masing-masing penerima mendapatkan uang sebesar Rp600.000,’’ terangnya.

Penerapan physical distancing kepada penerima BLT

BLT tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) tahap I tahun anggaran 2020.

‘’Sebanyak Rp47.400.000 DD tahap I tahun ini kita salurkan ke penerima BLT,’’ kata Buntuan.

Sebelumnyaa, tambah dia, gugus tugas desa bekerjasama dengan Pemuda Karang Taruna Panebulan telah sukses menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak pembatasan aktifitas akibat pandemic Covid-19.

‘’Kita juga sudah salurkan hak rakyat. Dari 520 KK yang ada di Tutuyan II, ada 483 KK yang terima sembako,’’ sebut Sangadi berjiwa muda ini.

‘’Pembagian kami lakukan dari pintu ke pintu. Yang tidak dapat sembako ada sekitar 37 KK, mereka adalah PNS, TNI, Polri, dan pengusaha besar,’’ pungkasnya. (Chimo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here